Jumat, 17 April 2009

Bagaimana Menghadapi Penerbit Modal Copy Paste



Copas dari blognya Ophoeng : http://ophoeng.multiply.com/journal/item/347/Bagaimana_Menghadapi_Penerbit_Modal_Copy_Paste_Ya

Di blog dan milis, sudah sering kita mendengar sekarang lagi trend penerbit modal dengkul yang menerbitkan buku resep dengan cara copy paste dari blog, MP atau milis teman-teman kita.

Mereka makin lama makin berani saja, bahkan ketika ditegur pun kabarnya mereka berani bilang bahwa itu sah-sah saja. Sebab internet katanya adalah 'public domain' - anda boleh akses dan download sesuka anda. Bahkan -ironis-nya- mereka biasanya toh pasang disclaimer di bukunya: dilarang mengutip dan ancaman hukuman denda Rp 1 M atau kurungan.

Benarkah demikian adanya ttg public domain?

Coba simak kutipan yang saya ambil dari sini:

(Almost) everything written down is copyrighted. Another complication is that publishing exclusively on the Internet has become extremely popular. In countries party to the Berne Convention, an author's original works are covered by copyright as soon as the work is put into a "fixed" form; no formal copyright notice or registration is necessary.

Untuk tujuan yang Non Komersil, mungkin anda boleh pakai dengan menyebutkan sumber-nya, tapi untuk tujuan Komersil, tentu tidak bisa bilang bebas karena itu public domain. Anda yang bergerak di bidang hukum dan konsen masalah ini, coba tolong dipelajari lagi.

Sebab, kalau di Yahoo.Groups, ada klausa di sini:

Kalau ndak sempat baca semua, baca sajah nomor 12:
NO RESALE OF SERVICE - You agree not to reproduce, duplicate, copy, sell, trade, resell or exploit for any commercial purposes, any portion of the Service (including your Yahoo! ID), use of the Service, or access to the Service.

Adakah cara kita menghadapi penerbit colong-colong begitu?

Mestinya ada.

Kita bisa kompak, semua masyarakat blog, MP atau milis, bersama-sama, memboikot mereka untuk jangan beli buku mereka. Kita foto cover buku mereka, buktikan bagian mana yang hasil copy paste. Lalu sebarkan ke milis-milis dan blog-blog teman-teman kita semua, serukan semua teman kita untuk tidak beli buku tsb.

Kalau bisa, kita juga hubungi toko-toko buku, pengecer atau toko-toko lain yang menjual buku hasil bajakan tsb. disertai buktinya, tentu. Supaya mereka tidak menjual buku-buku hasil bajakan tsb. Gunakan koneksi yang ada di antara teman-teman kita ke toko-toko buku tsb.

Kalau ndak ada yang mau beli, mestinya penerbit itu rugi sendiri toh? Biar saja buku-bukunya dijadikan bahan ganjel meja butut mereka tuh!

Bagaimana menurut anda?


PS-1: Sila sebar posting ini di blog anda, kalau mau.
PS-2: Gambar diambil dari MS Office ClipArt media file.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar